Beranda News Distan KSB Dorong PT AMNT Kembangkan Hasil Pertanian Lokal

Distan KSB Dorong PT AMNT Kembangkan Hasil Pertanian Lokal

375
0
Harian NTB, Sumbawa Barat | Keberadaan perusahaan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) diharapkan menjadi solusi untuk bisa menyuplai beras lokal agar dapat meningkat ekonomi masyarakat, khususnya disektor pertanian.

Perihal tersebut disampaikan Ir. Muhammad Saleh, selaku Kepala Dinas Pertanian Sumbawa Barat dalam acara konsultasi publik Rencana Induk Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) PT AMNT, di Resto Hanipati, Komplek KTC, Kecamatan Taliwang, KSB, Senin (16/1/2023).

“Kalau bisa ada beras unggulan yang bisa berstandar PT AMNT untuk bisa di suplai ke PT AMNT. Jadi bukanlah hal yang berlebihan jika perusahaan lebih mengutamakan hasil pertanian lokal sehingga mampu membawa dampak langsung bagi warga yang ada di sekitar tambang,” kata mantan Kadis Ketahanan dan Pangan tersebut dalam sesi tanya jawab dengan perwakilan PT AMNT, Senin.

Selain itu, pihaknya sangat mengapresiasi apa yang menjadi komitmen PT AMNT dalam melakukan konsultasi publik terkait Rencana Induk Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM). Karena hal ini sebagai bentuk transparansi kepada publik.

“Keberadaan PT AMNT harus mampu memberdayakan pengusaha lokal terutama terhadap hasil pertanian lokal untuk dapat di suplai ke site batu hijau. Sehingga dapat mempercepat pemberdayaan perekonomian warga setempat,” ujarnya.

Sementara Senior Manajer Sosial Impact PT AMNT Aji Suriyanto menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu tahapan PT AMNT dalam rangka RIPPM, yang merupakan salah satu persyaratan Undang Undang Nomor 3 tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batu bara yang di dalam diamanatkan bahwa dalam rangka pelaksanaan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat harus ada satu tahap yakni konsultasi publik.

“Setelah gelar forum ini, nantinya Rencana Induk Program PPM bisa bersinergi dengan rencana jangka panjang dan pembangunan jangka menengah pemerintah. Saya juga mengharapkan masukan dari para pihak terkait di forum ini guna melengkapi kekurangan dari program yang akan dijalankan nanti,” bebernya.

Dalam hal ini Ia menegaskan, penyusunan RIPPM dilakukan guna menghindari adanya kekhawatiran terhadap adanya tumpah tindih program.

“Sehingga nanti program ke depannya, yang rencananya disusun hingga tahun 2035 bisa untuk jangka panjang. Sehingga nantinya bisa bersinergi. Jadi, semua masukan dari bapak/ibu tentunya akan di kaji sesuai usulan dan masukan,” pungkasnya.(HNTB)

Artikel sebelumyaPT AMNT Gelar Sosialisasi dan Konsultasi Publik Rencana Induk PPM
Artikel berikutnyaDandim 1628/SB Pimpin Acara Tradisi Korp Raport Pindah Satuan Kasdim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here