Sumbawa Barat, Harianntb.my.id, | Setelah lama tidak aktif, Karang Taruna Kelurahan Sampir akhirnya kembali dibentuk melalui forum musyawarah yang melibatkan Pemerintah Kelurahan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kelurahan Sampir Undova, dan para pemuda setempat.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026 di Aula Kelurahan Sampir ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali organisasi kepemudaan sebagai wadah kolaborasi, pengembangan potensi generasi muda, serta peningkatan partisipasi pemuda dalam pembangunan masyarakat.
Pembentukan kembali Karang Taruna berawal dari koordinasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKNT Kelurahan Sampir Undova bersama Pemerintah Kelurahan Sampir pada awal pelaksanaan KKN.
Dalam koordinasi tersebut, mahasiswa mengusulkan agar Karang Taruna kembali diaktifkan sebagai wadah bagi para pemuda untuk berorganisasi, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Usulan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak kelurahan sehingga disepakati untuk mengundang para pemuda dalam sebuah forum musyawarah guna membahas pembentukan kembali kepengurusan Karang Taruna.
Suasana forum musyawarah pembentukan kembali Karang Taruna Kelurahan Sampir yang melibatkan Pemerintah Kelurahan, Mahasiswa KKNT Kelurahan Sampir Universitas Cordova, dan para pemuda.
Forum diawali dengan penyampaian dari Lurah Sampir, Bapak Muhammad Jaf’ar, S.T., M.M. Inov. yang memberikan kesempatan kepada para pemuda untuk menyampaikan pandangan mengenai keberadaan Karang Taruna. Berbagai tanggapan disampaikan dalam suasana diskusi yang terbuka dan penuh kekeluargaan. Seluruh peserta sepakat bahwa Karang Taruna perlu diaktifkan kembali sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan, menumbuhkan kepedulian sosial, mengembangkan potensi generasi muda, serta mendorong keterlibatan pemuda dalam berbagai kegiatan di lingkungan Kelurahan Sampir.
Setelah mendengarkan pandangan dari para pemuda, Ketua KKNT Kelurahan Sampir Universitas Cordova, Leny Rahayu, turut menyampaikan dukungan terhadap pembentukan kembali Karang Taruna. “Dalam penyampaiannya, Leny Rahayu menekankan pentingnya keberadaan Karang Taruna sebagai wadah bagi generasi muda untuk berkolaborasi, mengembangkan potensi, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.” Ujarnya kepada Wartawan”.
Ia juga berharap Karang Taruna dapat menjadi mitra strategis pemerintah kelurahan dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Menindaklanjuti hasil diskusi tersebut, Lurah Sampir Bapak Muhammad Jaf’ar, S.T., M.M. Inov. menyimpulkan bahwa seluruh peserta sepakat untuk membentuk kembali Karang Taruna Kelurahan Sampir.
Forum kemudian dilanjutkan dengan musyawarah pemuda untuk menentukan kepengurusan organisasi. Melalui proses diskusi yang berlangsung secara demokratis, Anton Reza Pahlevi dipercaya sebagai Ketua Karang Taruna Kelurahan Sampir.
Terbentuknya kembali kepengurusan Karang Taruna diharapkan menjadi awal tumbuhnya semangat baru di kalangan pemuda Kelurahan Sampir.
Dengan adanya kepengurusan yang baru, Karang Taruna diharapkan mampu menjadi penggerak berbagai kegiatan sosial, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan, masyarakat, dan mahasiswa KKN Universitas Cordova dalam mewujudkan lingkungan yang lebih aktif, kreatif, dan harmonis. (HNTB.05)






