Beranda Daerah HIPMI Sumbawa Barat Cetak Jiwa Wirausaha Mahasiswa: Bukan Soal Modal, Tapi Mental

HIPMI Sumbawa Barat Cetak Jiwa Wirausaha Mahasiswa: Bukan Soal Modal, Tapi Mental

139
0

Harianntb.my.id, Sumbawa Barat — Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumbawa Barat masa bakti 2022–2025 sukses menggelar Seminar Kewirausahaan bertema “Mengenal Dunia Wirausaha Bersama HIPMI: Dari Mahasiswa untuk Masa Depan” yang berlangsung di Gedung Dua Kubah, Universitas Cordova, Kamis (15/04/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) HIPMI Sumbawa Barat, sekaligus momentum untuk memperkenalkan peran HIPMI dalam membangun generasi muda yang mandiri secara ekonomi.

Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa HIPMI hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri melalui jaringan bisnis, kolaborasi, serta akses peluang usaha yang lebih luas.

Seminar yang mengangkat topik “Apa Itu HIPMI dan Peran Pemuda dalam Dunia Usaha” ini juga menghadirkan sesi pemantik inspiratif. Narasumber membagikan pengalaman membangun usaha dari titik paling bawah hingga mencapai kondisi yang stabil saat ini.

Ia menekankan bahwa kesuksesan tidak selalu dimulai dari modal besar. Bahkan, banyak usaha dapat dirintis hanya dengan modal sekitar Rp6–7 juta, selama dibarengi dengan keberanian, konsistensi, serta kemampuan membangun relasi,” tegasnya.

“Modal itu penting, tapi yang lebih utama adalah mental dan value diri. Cara berpikir, cara membaca peluang, dan keberanian memulai itu yang menentukan,” ungkapnya di hadapan peserta.

Selain itu, peserta juga diberikan wawasan terkait alternatif permodalan, seperti akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) di bawah Rp100 juta tanpa jaminan, serta pemanfaatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi desa sebagai langkah awal membangun usaha dari lingkungan sekitar.

HIPMI juga mendorong mahasiswa untuk mulai masuk dalam ekosistem bisnis sejak dini, salah satunya melalui HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT), guna memperluas jaringan dan membuka peluang kolaborasi.

Dalam sesi edukasi, turut disampaikan konsep pengembangan diri yang diibaratkan sebagai “bunga raya”, yaitu keseimbangan antara nilai agama sebagai pondasi moral, kemampuan matematika dalam mengelola bisnis, serta keterampilan bahasa sebagai alat komunikasi dan negosiasi.

Melalui kegiatan ini, HIPMI Sumbawa Barat berharap mahasiswa tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja. Seminar ini juga menjadi langkah nyata dalam membentuk karakter generasi muda yang energik, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia usaha di masa depan.(HNTB03)

Artikel sebelumyaIKLAN: Selamat dan Sukses MUSCAB PKB Kabupaten Sumbawa Barat 2026
Artikel berikutnyaMuscab PKB KSB, Momentum Perkuat Akar Rumput

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here